Lili dan Imajinasi

Lili dan Imajinasi
03/08/2020 No Comments Berita, Blog dkviteraa

Gambar: Lili dan Kolam Misteri (sumber:
https://literacycloud.org/stories/883-lili-dan-kolam-misteri/)

Bagaimana jika mandi berubah menjadi pengalaman tak terduga ke alam fantasi? Mandi menjadi sebuah petualangan yang luar biasa. Itulah imajinasi yang dialami Lili, seorang gadis kecil berambut panjang dan ikal. 

Lili dan Kolam Misteri adalah buku karya penulis Muhammad Hajid An Nur dan Ilustrator Refita Ika Indrayati. Keduanya merupakan dosen program studi Desain Komunikasi Visual ITERA. Kolaborasi di antara dua orang dosen ini menawarkan sesuatu yang segar. Hajid memiliki ketertarikan terhadap dunia anak sejak lama. Penelitiannya berfokus pada desain mainan anak sehingga kedekatannya dengan dunia anak memberikan pengalaman yang kaya untuk bahan berkreasi. Sementara itu, Refita memiliki pengalaman yang cukup dalam di bidang ilustrasi buku anak. Penelitiannya difokuskan ke ilustrasi buku anak. Oleh sebab itu, sentuhan ilustrasinya sangat hidup, kuat, dan berwarna.

Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Bestari dan dapat dibaca di media digital Room to Read di https://literacycloud.org/ mulai 2020. Dengan format digital, buku ini memiliki keunggulan dapat diakses siapa pun dan di mana pun. Hal yang menarik adalah buku ini disajikan di dalam dua bahasa: Indonesia dan Inggris. Hal ini membuat buku ini dapat memiliki jangkauan pembaca yang sangat luas.

Buku ini diluncurkan di dalam diskusi Kopi Sore: Proses Kreatif Perancangan Buku Anak “Lili dan Kolam Misteri” yang diselenggarakan Center for Sumatera Visual Culture Studies didukung oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual ITERA pada 19 Juni 2020. Di dalam diskusi ini, Hajid dan Refita bercerita tentang bagaimana proses kreatif yang dilakukan di dalam pembuatan buku Lili dan Kolam Misteri. Menurut mereka, karya ini lahir setelah mereka mengikuti lokakarya penulisan dan ilustrasi buku anak tahun lalu.

Dari segi cerita, buku ini menyajikan kisah seoarang anak biasa yang diberi sentuhan imajinasi yang mengalir dan natural. Lili yang sedang bermain bersama teman-temannya menyambut ayahnya yang pulang kerja. Karena rambut Lili kotor, ayahnya membujuknya mandi. Sebagaimana anak-anak pada umumnya yang sulit diajak mandi, Lili menolak. Akan tetapi ayahmua punya cara jitu dengan memulai cerita. Cerita ayahnya ini kemudian membawa Lili masuk ke dalam dunia imajinasi yang kaya: danau, paus, tanaman duri, kera-kera putih, busa-busa, dan wewangian. Semua hal ini disajikan di dalam penulisan alur yang ringan, tokoh yang sederhana, dan ilustrasi yang memiliki karakter yang kuat tetapi tetap ringan. 

Kekuatan imajinasi membuat mandi menjadi sebuah proses yang menyenangkan dan luar biasa. 

oleh Jejen Jaelani

Tags

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *