
DKV News — Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) Institut Teknologi Sumatera (ITERA), PG. Wisnu Wijaya, M.Sn., memamerkan karyanya dalam RSS 16th International Creative Arts Workshop and Exhibition 2026 yang diselenggarakan di Faculty of Fine and Applied Arts, Rajamangala University of Technology Thanyaburi di Thailand pada tanggal 8–12 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, PG. Wisnu Wijaya, M.Sn., dosen DKV ITERA, dan Sito Fossy Biosa, M.Sn., dosen DKV-Animasi BINUS University sekaligus mahasiswa S3 Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia yang mendapat undangan dari residensi workshop dan pameran dalam RSS 16th International Creative Arts Workshop and Exhibition 2026.
Dalam pameran tersebut, PG. Wisnu Wijaya menampilkan karya visual berbasis medium kanvas yang mengusung eksplorasi visual dengan pendekatan konseptual dan eksperimental dalam praktik seni kontemporer. Melalui komposisi visual, tekstur material, serta pendekatan simbolik terhadap bentuk dan warna, karya tersebut merefleksikan relasi manusia dengan lingkungan serta dimensi ekologis dalam praktik artistik. Pendekatan ini sejalan dengan kecenderungan seni media baru dan praktik interdisipliner yang berkembang dalam ranah seni visual global.
Keikutsertaan kedua akademisi seni tersebut dalam RSS 16th International Creative Arts Workshop dan Exhibition 2026 ini dilaksanakan selama lima hari merupakan bagian dari forum internasional yang mempertemukan seniman, desainer, dan akademisi dari sekitar 20 negara sebagai ruang pertukaran gagasan, praktik kreatif, serta penguatan jejaring kolaborasi lintas disiplin. Program ini menjadi ruang dialog antara praktik seni, riset artistik, dan pengembangan media visual kontemporer.
Partisipasi PG. Wisnu Wijaya dan Sito Fossy Biosa dalam pameran internasional ini menjadi capaian penting dalam memperluas eksposur praktik seni visual Indonesia di tingkat global. Melalui karya berbasis kanvas yang dipamerkan, ia turut menghadirkan perspektif artistik dari Indonesia yang menggabungkan eksplorasi material, refleksi ekologis, serta pendekatan konseptual dalam seni visual kontemporer.










