
DKV NEWS — Dalam upaya terus memperkenalkan dan merawat kebudayaan lokal, tim dosen dari Program Studi Pariwisata dan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertajuk mendongeng cerita rakyat Lampung. Kegiatan ini diselenggarakan di Sekolah Alam Lampung pada Rabu, 11 Februari 2026.
Program ini menyasar siswa taman kanak-kanak dengan pendekatan mendongeng interaktif. Salah satu cerita yang diperkenalkan adalah legenda Lampung berjudul “Si Tupai dan Ikan Gabus”, yang kaya akan pesan moral, menggambarkan kearifan lokal serta nilai tentang kebersamaan dan sikap saling berbagi.
Dengan metode yang kreatif, kegiatan ini tidak hanya dirancang untuk memperkenalkan warisan budaya daerah sejak usia dini, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada anak-anak melalui medium cerita. Teknik ini sesuai dengan pola pembelajaran anak usia dini yang menekankan pengalaman langsung serta interaksi dua arah sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan efektif.
Kepala Sekolah Alam Lampung, Heni Sartika, mengungkapkan bahwa pendekatan mendongeng sangat relevan dengan filosofi pendidikan berbasis alam dan budaya yang diterapkan di sekolah mereka. Menurutnya, selain menarik, kegiatan ini membantu anak-anak memahami budaya lokal dan nilai karakter penting secara alami melalui cerita yang disampaikan.
Ia juga berharap kerja sama antara sekolah dan ITERA tidak berhenti pada kegiatan ini saja. Kolaborasi semacam ini dinilai dapat memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya, sekaligus mendukung pembelajaran yang holistik bagi siswa di Sekolah Alam Lampung.






